Trisno Maja Putra Blog's

12 Mei 2012

Lelaki Yang Menanti Kata Seorang Gadis

Filed under: Catatan Renungan,My Story Day,Syair & Sajak — Cek Tris @ 02:54

Sepagian tadi di mataku terlihat seorang lelaki mondar-mandir
Memanggul berkerat-kerat rindu di bahunya.
Dari gudang ingatan di kepalanya, ke dalam hati seorang gadis di seberang jauh sana.

Tak ada titik-titik peluh, pun rintik-rintik keluh. Tak ada!
Hanya sinaran senyum bercahaya, terus berkembang, terus mengembang.
Bak mentari pagi, sekalipun tak dinanti tak dipeduli, terus kembali.

Seorang gadis dengan mata lentik, masih saja membisu di keriuhan dadanya.
Sesekali mata lentiknya melirik ke arah lelaki pemanggul rindu,
Mengabari isyarat yang tak boleh terucap.
“Sudah jangan penuh hatiku dengan rindumu. Sudah!” isyaratnya.

Tetapi, lelaki itu tetap tersenyum, sembari memanggul rindunya. Berkali-kali.
Ia mencari-cari ruang kosong di hati si gadis tuk dipenuhi rindu.
Tak mampu membaca isyarat di mata si gadis.

Si gadis masih saja terdiam, kata-katanya menumpuk di ujung lidah.
Menumpuk, dan meluap jadi air mata. Entah sebagai apa.

“Apakah cinta serumit itu?” kataku pada langit.
Lalu tak beberapa lama hujan turun, sembari berkata.
“Akulah cinta. Rasakanlah, bila kata tak dapat membahasakannya.”
“Ah, cinta… Pertautkanlah mereka!” kataku.

* dikutip dari blog catatan kecil

10 April 2012

Syair Misteri

Filed under: Catatan Renungan,My Story Day,Syair & Sajak — Cek Tris @ 03:02

syair misteri ini terkubur tak tersibak
pun saat ujung senja mulai tenggelam
diantara senyum di ujung-ujung gerimis yang perlahan berpijak
hati menggenggam  misteri di lorong – lorong langit
sesekali bercengkerama dengan angin yang setia mengiring sunyi

syair ini misteri hati
kerinduan ini hanyalah nyanyian sunyi
sesekali datang bersama resah sang waktu
kemudian terbang tinggi tinggalkan mimpi
dan aku yang mengucilkan hatiku

rentang waktu tlah berlalu
biarkan misteri menjadi misteri
meski ia berontak mengoyak mata hati

kugenggam erat misteri tersembunyi
langit mengerti misteri kerinduan ini
senyumku merekah  diujung-ujung rinai gerimis berpelangi

syairku  mengurai menadi frase kerinduan hati
melepas bebas belenggu misteri mimpi
terbanglah melayang arungi pelangi
menyatulah dengan semesta Cinta-Nya

ku tulis syair misteri ini
kutinggalkan dalam lukisan  di kaki langit
kusenandungkan dalam nyanyian sampai ke ujung langit

aku meneruskan  langkah….melewati detik ini
kembali bertualang menapaki perjalanan
dan tersenyum telusuri sisa kehidupan
dalam misteri Cinta, Kuasa, dan Takdir-Nya.

* Cek Tris ( TMP)

4 April 2012

Tentang April

Filed under: My Story Day,Syair & Sajak — Cek Tris @ 04:17

April… ada banyak cerita di ruang waktumu, begitu berkesan dalam kisah perjalananku. rangkaian cerita klasik yang selalu kuingat lagi dan lagi.
tentang senyuman pelangi yang belum kutemui lagi hingga saat ini, tentang  misteri tersembunyi yang terbawa pergi.

April… Entahlah…ada tanya mengapa?? Misteri tersimpan rapi,
kusadari dengan kerendahan hati satu per satu kalian menghindari.

April… Disini kenangan yang menyenangkan yang tak pernah ku ungkapkan.
kepada senyum manis itu, kepada jiwa yang suci itu, dan kepada akhlak cantik itu.
aku selalu tersenyum mengingatnya,mengingat senyum itu,mengingat jiwa itu, dan mengingat akhlak cantiknya…. :)

April… Disini Aku selalu tersenyum :)
untuk bahagiamu,untuk kedamaianmu.
rinduku tersenyum dalam doa.   :)
Semoga Sang Maha Cinta selalu melimpahi kita dengan CintaNya.

@ Cek Tris    :)

1 April 2012

Qalbu Adalah Singgasana Allah

Filed under: Catatan Renungan — Cek Tris @ 03:15

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …
Qalbu adalah Singgasana Allah
Pusat kendali diri setiap manusia
Landasan penampakkan Al Haq
Ranah hamparan kasih rahmatNya …

Ia adalah cerminan hakikatNya
Mikroskop nilai keluhuranNya
Wadah penampung kalamNya
Jaring penangkap isyarat-isyaratNya …

Ia dianalogikan dengan cahaya
Diurai dengan huruf-huruf Qur’ani
Ia laksana, minyak dan lampu
Dalam Misykat serta kaca menyala …

Ia mudah terbalik dan pongah,
Qalbu yang ingat mulia, yang lalai nista,
Ia kadang bersinar, kadang gelap,
Ia menyinari jagad diri dan kehidupan, …
Qalbu didatangi DutaNya untuk
Dipersiapkan menerima tugas ketuhanan

Qalbu suci bermoral malaikatNya
Qalbu kotor berkarakteri setan terlaknat …

Qalbu adalah penanda setiap insan
Adakah ia manusia baik atau buruk
Ia merupakan pundit rahasia batin
Samudera pengetahuan setiap manusia
Ia kunci pembuka keagunganNya
Pintu pembentang rahasia-rahasiaNya …

Itulah wajah hakiki qalbumu yang sesungguhnya
Simpanlah rahasia batinmu, kau akan melihat rahasiaNya …

Kebahagiaan dunia bisa diraih dengan jejak kaki
Kebahagiaan hakiki akhirat hanya bisa ditempuh dengan qalbu …

Penyingkapan Agung dan tirai Makrifat terbuka oleh “laku“ qalbu
Rapor kebaikan dan keburukan setiap insani berdasar “laku“ qalbu

Manusia yang membiarkan kalbunya penuh noda hati ..
Selamanya tidak akan merasakan penyingkapan rahasia AgungNya

Qalbu adalah perbendaharaan agung
Modal utama setiap manusia menujuNya
Insan yang tidak memuliakan kalbunya
Akan menuai keburukan abadi di sisiNya …

Qalbu adalah landasan pacu hakikat
Nilai hakiki tidak akan landing di qalbu yang kotor
Qalbu yang tidak suci berlumur hijab
Qalbu yang terhijab tidak akan Makrifatullah …

Qalbu adalah media Wushul da Qurb
Keintiman denganNya juga dengan “laku“ qalbu
Hakikat kebaikan bersendikan qalbu
Kebaikan yang tidak bernurani, adalah busuk …

Ilham suciNya turun di qalbu suci
Qalbu buruk adalah landasan bisikan jahat setan
Muara “laku“ qalbu adalah ridhaNya
KerelaanNya hanya berdasarkan “laku“ qalbu jernih
KemurkaanNya akibat “ulah“ qalbu
Siksa pedih akhirat juga akibat “ulah“ busuk qalbu …

Qalbu adalah sentra penentu nasib
Kebahagiaan dan kesengsaraan hakiki akibat qalbu
Qalbu yang taat beroleh ridhaNya
Qalbu yang kufur, akan menuai kemurkaanNya
Qalbu yang pongah dan tersesat
Adalah qalbu yang lupa mendzikir padaNya
Wajah kebaikan qalbu adalah lurus
Wajah kesesatan qalbu, tindak kemaksiatannya ….

Tajamkan mata Qalbu dan pikir
Akan tersingkap keagungan rahasia ayat-ayatNya
Qalbu adalah pengantin jasad dan ruh
Hanya Qalbu Sakinah yang sambung dengan DiriNya …

Lihatlah kepada “laku“ baik qalbumu
Itulah rahasia batinmu, dan modal utamamu menujuNya
Pandanglah kebaikan-kebaikanNya
Akan ditampakkan untukmu segala makna hakiki …

Karya : Syekh Abdul Karim Ibnu Ibrahim Al Jaili [1366M - 1430M]

31 Maret 2012

Kebahagiaan

Filed under: Artikel,Catatan Renungan,My Story Day,Opini — Cek Tris @ 18:09

“Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai hari ini atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana aktivitas dunia diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur.”

“Aku punya sebuah pilihan, aku bisa menghabiskan waktu dengan menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi, atau turun dari tempat tidur dan tersenyum bahagia berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi.”

Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan. Hanya untuk kali ini dalam hidupku. Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan di bank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.

Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita.

Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.
Aku sedang menyimpannya.

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

3. Hiduplah dengan sederhana.

4. Berikan lebih banyak (give more)
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expectless)

Halaman Berikutnya »

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.